Mengapa saya masuk IPTP ? tanya kenapa ??

Sebuah pertanyaan sederhana namun butuh  penjelasan yang tidak sedikit. Memang saat memilih IPTP IPB sebagai jurusan saya saat masuk kuliah merupakan pilihan pertama, namun pilihan tersebut tidak datang dengan sendirinya. Mengingat saat SMA dulu masih belum terpikirklan mau meneruskan kemana setelah lulus nanti. Dalam pikiran saya saat itu yang penting lulus terlebih dahulu baru memikirkan akan pilihan selanjutnya.

Semua itu berubah ketika seorang guru fisika saya di kelas 3 menanyakan pada saya  hendak kemana saya melanjutkan kuliah. Saya terdiam dan sejenak berpikir untuk mencari jawaban dari pertanyaan tersebut karena saya sendiri belum tahu apa yang harus saya jawab. Kemudian pertanyaan tersebut saya jawab dengan jujur bahwa saya belum tahu akan melanjutkan kemana. Mendengar jawaban tersebut guru saya dengan cepat mendekati saya seolah ingin memberi banyak nasihat da n masukan untuk membuat saya lebih serius dalam menentukan pilihan karena itu menyangkut masa depan saya.

Setelah berbicara lumayan panjang lebar dan beberapa penjelasan dari beliau, maka terucap  jurusan yang beliau katakan adalah peternakan. Wow, saya tidak pernah terpikirkan untuk menjadi seorang peternak, gumam saya. Saat itu saya tidak terlalu menggubris masukan beliau. Namun beberapa hari kemudian saya harus menentukan pilihan mengingat batas akhir pengumpulan berkas untuk mengikuti PMDK sudah hampir ditutup. Saya masih bingung saat itu. Namun tiba-tiba saja ucapan guru fisika saya kemarin terbesit dalam benak saya. “sumberdaya apa yang tidak akan pernah habis ? PETERNAKAN” sepotong kalimat tersebut yang diucapkan beliau saat memberi masukan kepada saya. Dan setelah saya pikir lebih dalam ternyata ucapan beliau sangat masuk akal. Kemudian saya berpikir, kehidupan saya dan orang-orang sekitar saya tidak pernah lepas dari produk olahan hasil ternak. Misalnya saja susu, keju, daging, nugget, dan bahkan bedug di mesjid menggunakan hasil dari peternakan berupa kulit sapi atau kambing/domba. Seketika itu pun saya meyakinkan diri saya untuk menentukan pilihan kepada peternakan sebagai pilihan saya, khususnya pada jurusan IPTP karena lebih banyak bergerak di bidang produksi dan pengolahan hasil ternak.

Namun saya masih harus mencoba lagi karena saat PMDK saya tidak lolos sebagai calon Mahasiswa IPB. Saya terus berusaha dan akhirnya saya mengikuti SNMPTN yang sebelumnya saya mengikuti UMB ke jurusan lain namun bukan jurusan peternakan yang saya pilih. Dari hasil SNMPTN, Alhamdulillah mungkin memang rezeki saya disitu, saya lolos sebagai calon mahasiswa Ilmu Produksi dan Teknologi Ternak Fakultas Peternakan IPB. Dan semenjak itu wawasan saya terbuka lebih luas akan potensi besar yang dimiliki peternakan di Indonesia ini bahkan dunia karena peternakan bergerak di bidang pangan yang merupakan kebutuhan dasar manusia. Semua itulah yang menjadi alasan saya memilih jurusan IPTP sebagai pilihan pertama saya untuk melanjutkan kuliah di IPB.

Posted in Uncategorized | Leave a comment